Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Keselamatan (TRK) PENS mengembangkan kurikulum berbasis industri (industrial-based curriculum) yang disusun secara langsung untuk menjawab kebutuhan kompetensi teknis di sektor energi, manufaktur, proses, dan otomasi. Kurikulum dirancang berdasarkan profil lulusan sebagai tenaga ahli rekayasa keselamatan industri yang tidak hanya mampu melakukan pengawasan, tetapi juga menganalisis, merancang, menguji, dan mengevaluasi sistem keselamatan secara teknis. Kebutuhan industri terhadap tenaga keselamatan dengan pemahaman rekayasa keselamatan, proteksi sistem, hingga instrumentasi menjadi dasar pemilihan mata kuliah teknis seperti:

  • Pembangkit, distribusi dan transmisi, pemanfaat ketenagalistrikan;
  • Sistem pembumian dan proteksi petir;
  • EMC (Electromagnetic Compatibility);
  • Keselamatan listrik pada ruang khusus;
  • Instrumentasi;
  • Sistem kendali keselamatan cerdas.

Dengan demikian, TRK PENS menggabungkan empat blok kompetensi rekayasa yang tidak dimiliki secara utuh oleh program pembanding, yaitu:

  1. Rekayasa Keselamatan Kerja;
  2. Teknik Proteksi Kebakaran;
  3. Instrumentasi dan Sistem Kendali Keselamatan Cerdas; serta
  4. Investigasi dan Audit Keselamatan Berbasis Teknik.

Integrasi kompetensi rekayasa, teknologi sensorik, dan sistem kontrol keselamatan menjadikan TRK PENS memiliki lingkup keahlian yang lebih teknis, multidisipliner, dan relevan dengan kebutuhan industri modern berbasis energi, otomasi, dan manufaktur. Diferensiasi ini memastikan bahwa TRK PENS tidak hanya mengisi celah kebutuhan industri, tetapi juga menawarkan profil lulusan bidang khusus ketenagalistrikan, elektro/elektronika, sistem informasi dan komunikasi di Indonesia.